Di2kariadi’s Blog

Just another WordPress.com weblog

TUKANG BUKU BERCERITA……

Entah kenapa… sebenarnya saya bukan orang yang berhubungan secara langsung dengan dunia pendidikan, namun profesi pekerjaan sebagai TUKANg BUKU atau Penjual Buku, membuat saya menjadi prihatin dengan kondisi pendidikan yang ada saat ini…

Di dalam menggeluti pekerjaan saya sebagai penjual buku, kadang banyak suka dan duka yang dialami… terlebih 3 tahun terakhir ini… dimana regulasi pemerintah dalam hal perbukuan, begitu menjerat dan kaku untuk profesi yang saya jalani saat ini…

Bagaimana tidak… Larangan pemerintah menjual buku di sekolah, telah menyempitkan ruang gerak dalam bisnis ini…

Memang perlu diakui… sekolah bukanlah suatu tempat untuk berdagang… sekolah bukan tempat untuk berbisnis… sekolah adalah tempat siswa/guru melakukan proses belajar mengajar… sekolah sebagai tempat pembinaan/pendidikan formal.

Larangan pemerintah dalam menjual buku disekolah disertai dengan peluncuran program BOS Buku dengan harga Rp.20.000 (thn.2007) Rp.22.000 (thn.2008) dan Rp.12.000 (2009), sungguh luar biasa…. buku ternyata semakin murah…. pengusaha yang bergerak dibidang buku pelajaran sekolah mau tidak mau ikut alur pemerintah…. mencetak buku dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah…….

Persaingan yang begitu ketat di bidang pemasaran buku, membuat pihak penerbit memberikan discont kepada sekolah, bisa dihitung dari BOS BUKU harga Rp. 20.000,- setelah didiscont menjadi Rp.14.000,- ; harga Rp.22.000 didiscont menjadi Rp. 15.400,- dan saat ini dengan harga Rp.12.000,- pihak sekolah minta discont kembali…….. sungguh luar biasa….

Tidak heran pengusaha/penerbit yang bertahan dengan adanya regulasi pemerintah ini, membuat kebijaksanaan dan penghematan internal… (belum ditambah resesi Global, harga produksi meningkat, nilai Rupiah yang terus melemah…) dan jalan penyelamatan yang diambil adalah Pengurangan Karyawan, penundaan kenaikan gaji karyawan, dan penundaan ekspansi wilayah…

Itu baru masalah makro… masalah yang dihadapi secara umum oleh semua buruh/tukang buku seperti saya…. belum kendala yang di hadapi di lapangan… ini lah kenyataannya… Pelanggan yang pembayarannya tertunda…karena BOS buku belum cair, Pelanggan yang pembayarannya terlambat karena siswa kredit…….(macet)… Pelanggan yang minta buku untuk anaknya yang sekolah di TK, SD, SMP, SMA… Pelanggan yang marah-marah karena karena buku terlambat datang… pelanggan yang marah-marah karena buku kurang… pelanggan yang mengancam akan pindah ke tukang buku lain…pelanggan yang ngomel-ngomel karena rabat kecil… pelanggan yang ngomel-ngomel karena tidak dapat bonus…pelanggan yang ngomel-ngomel karena tidak ada kunci jawaban……..hhhhhhhhh…. semuanya mesti dihadapi dengan senyum……semuanya mesti dihadapi dengan Sabar…. walau saya bukan termasuk orang yang penyabar…. inilah realitas yang harus dijalani…. makan hati… untuk meneruskan detak jantung… dan ini lah yang membuat saya untuk tetap bertahan……………..mengasyikan……………walau kadang saya pikir Perasaan tidak bisa dinilai dengan UANG…….. inilah tantangannya………

Senangnya kalau saat disekolah ternyata sekolah lagi selamatan….ikut makan dech….dan senangnya saat bisa diskusi dengan banyak guru……..sehingga bisa tau keluhan dan perkembangan dunia pendidikan…(bisa lebih tahu dari Pengawas sekolah nih….hehehehehe… bahkan bisa tahu tindakan penyelewengan disekolah, penyelewengan di dinas, bahkan bisa tahu cerita guru yang sering bolos… guru yang jarang masuk…guru yang pinter… guru yang masuk karena hubungan keluarga….siswa yang dihukum berdiri dilapangan ditengah terik matahari….siswa yang dikeluarkan karena hamil diluar nikah…..bahkan cerita INFOTAINMENT para pelaku pendidikan……)

Belum lagi saat masuk yang namanya DINAS PENDIDIKAN….. yang dihadapi adalah orang-orang Birokrat… belum masuk ke ruang kepala Dinas… baru menginjakkan kaki di muka ruang piket…. sudah mendapat senyum semu…. hhhhhh…… tidak bisa diganggu… (biasanya Dimuka dipasang tulisan Besar-besar…TIDAK MENERIMA PENJUALAN BUKU, dan yang lainnya) tapi memang harus dihadapi…. apapun tulisannya tetap jalan….tetap dicoba……

Sampai di piket… diarahkan ke KASI…sampai di Kasi…diarahkan ke KABAG… sampai Kabag… ”Maaf , tidak ada anggaran….” ”Maaf, sudah diurus dinas Propinsi…”…..hhhh…….kalau sudah jawabannya begitu…. berarti…Pulang lah dengan Damai….

Ya…. itu Cuma cerita dari seorang tukang buku,…..

Tukang buku yang kesana kemari hanya sekedar untuk menjual buku….

Tukang buku yang Cuma sedikit menyadari bahwa pekerjaannya memberi sedikit sumbangsih bagi dunia pendidikan Indonesia…….

Tukang buku yang merasa apa yang dikerjakannya, mempermudah sedikit orang dalam mendapatkan buku…….walau harus kepanasan atau kehujanan….

Tukang buku yang berusaha menggugah minat baca, walau yang didapatnya sedikit omelan….

Tukang buku yang harus mengangkat buku kesekolah

Tukang buku yang harus mengambil lagi buku dari sekolah karena tidak laku….

TUKANG BUKU juga manusia… punya rasa punya hati….

Jangan kau samakan Pisau Belati…….

Wakakakakaka…….. i’m enjoy with my Job…

It’s not end, it’s a new beginning….

…. Be the best at I do!!!!!

And I have a dream….one day, I’ll success….

bos batubara2

Iklan

Februari 11, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , | Tinggalkan komentar